Epic Victory! Aurora Gaming PH Juara M7 Mobile Legends, Alter Ego Gagal Rebut Gelar

Jan 26, 2026
Bagikan

Aurora Gaming PH juarai M7 Mobile Legends, bawa pulang Rp 5 M! Alter Ego kalah telak 0-4, jadi sorotan penggemar eSports.

Epic Victory! Aurora Gaming PH Juara M7 Mobile Legends, Alter Ego Gagal Rebut Gelar

Turnamen M7 Mobile Legends baru saja berakhir dengan hasil yang mengejutkan! Aurora Gaming PH tampil dominan dan berhasil merebut gelar juara, membawa pulang hadiah fantastis senilai Rp 5 miliar. Sementara itu, Alter Ego yang diunggulkan harus menelan kekalahan telak 0-4, meninggalkan fans terkejut dan ramai membahas performa mereka.

Apa strategi Aurora Gaming PH hingga mampu menundukkan tim-tim kuat lain dan merebut gelar bergengsi ini? Simak ulasan lengkapnya di INFORMASI ESPORT INDONESIA.

Aurora Gaming PH Dinobatkan Juara M7 Mobile Legends

M7 Mobile Legends World Championship resmi berakhir dengan Aurora Gaming PH keluar sebagai juara. Tim asal Filipina ini menundukkan wakil Indonesia, Alter Ego, dalam pertandingan Grand Final yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 18.00 WIB. Pertandingan berlangsung dalam format best of 7 (Bo7), dan Aurora Gaming PH berhasil menang telak dengan skor 4-0.

Sejak babak awal, Aurora Gaming PH menunjukkan dominasi penuh. Strategi agresif yang mereka terapkan membuat Alter Ego kesulitan menyesuaikan permainan, baik di fase awal maupun saat late game. Tekanan konstan dari Aurora Gaming PH membuat tim Indonesia jarang mendapatkan ruang untuk mengatur strategi mereka sendiri.

Hasil ini menegaskan kemampuan Aurora Gaming PH sebagai salah satu tim Mobile Legends terkuat di dunia. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kerja sama tim dan koordinasi agresif dapat membawa hasil maksimal, sekaligus memperkuat reputasi mereka di kancah internasional eSports.

Tekanan Tanpa Henti Membuat Alter Ego Kewalahan

Aurora Gaming PH menerapkan strategi menekan di setiap jalur, mulai dari botlane, midlane, hingga top lane dan area jungler. Tim ini konsisten memenangkan setiap peperangan kecil, sehingga Alter Ego sulit memanfaatkan momen untuk menyerang balik. Keunggulan Aurora Gaming PH terlihat sejak game pertama hingga keempat, menunjukkan kesiapan dan kemampuan membaca strategi lawan.

Alter Ego, yang diperkuat oleh Nino dan rekan setimnya, berusaha menjalankan rencana permainan mereka. Namun agresivitas Aurora Gaming PH membuat mereka kerap tertinggal dalam pertempuran kunci. Kurangnya waktu dan ruang untuk mengatur strategi memaksa Alter Ego bermain defensif.

Meski kalah telak, pengalaman Alter Ego di Grand Final tetap menjadi pembelajaran berharga. Tim ini berhasil mencapai puncak kompetisi dunia, memperlihatkan kualitas permainan tinggi meski gagal membawa pulang gelar juara.

Baca Juga: MPL S13 Kembali Memanas! Inilah Jadwal Pertandingan Live Hari Ini

Hadiah Dan Penghargaan M7 Mobile Legends

Hadiah Dan Penghargaan M7 Mobile Legends 700

Kemenangan Aurora Gaming PH tidak hanya mengamankan titel juara, tetapi juga hadiah terbesar dari total USD 1 juta atau sekitar Rp 16,7 miliar. Setiap anggota tim menikmati hasil maksimal dari kerja keras selama turnamen. Penghargaan tambahan diberikan kepada Light, roamer Aurora Gaming PH, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) pada babak Grand Final dan membawa pulang bonus USD 5 ribu.

Prestasi ini menegaskan bahwa persiapan matang, komunikasi tim yang solid, dan pengambilan keputusan tepat adalah kunci meraih sukses di kompetisi internasional. Aurora Gaming PH menunjukkan bahwa kombinasi strategi ofensif dan kerja sama tim dapat menghasilkan performa luar biasa.

Selain Aurora Gaming PH, Alter Ego tetap memperoleh sorotan. Meskipun gagal menjadi juara, pencapaian mereka membuktikan konsistensi tim Indonesia di kancah global, serta menjadi modal penting untuk kompetisi berikutnya.

Peran Indonesia Di M7 Mobile Legends

Indonesia diwakili oleh dua tim dalam M7 Mobile Legends World Championship, yakni Alter Ego dan Onic, juara MPL ID S16. Kehadiran kedua tim ini menunjukkan kemampuan Indonesia bersaing di level dunia, meski hasil akhir Alter Ego tidak sesuai harapan. Pengalaman di M7 akan menjadi modal penting untuk pengembangan strategi dan persiapan turnamen mendatang.

Sebelumnya, Alter Ego juga pernah tampil di M2 World Championship 2021, namun gagal lolos ke Grand Final dan finis di posisi keempat setelah kalah dari Bren di semifinal lower bracket. Pengalaman tersebut menambah pembelajaran bagi tim Indonesia dalam menghadapi tekanan kompetisi internasional.

Kehadiran Aurora Gaming PH dan performa mereka yang dominan menjadi pengingat bahwa persaingan di dunia Mobile Legends semakin sengit. Tim-tim Indonesia kini memiliki tolok ukur baru untuk mengasah kemampuan, membangun strategi lebih matang, dan menyiapkan generasi pemain eSports yang lebih kompetitif.


Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari inet.detik.com
    • Gambar Kedua dari proone.id