Debut NAVI di MPL memang memberikan kejutan bagi banyak orang. Terutama dengan kekalahan telak mereka dari RRQ Hoshi.
Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) adalah salah satu turnamen eSports terbesar di Indonesia yang memperebutkan gelar juara tertinggi untuk tim-tim Mobile Legends. Setiap musimnya, MPL selalu menarik perhatian banyak penggemar, baik dari Indonesia maupun luar negeri.
Pada salah satu pertandingan yang sangat dinantikan, NAVI, tim eSports internasional yang baru debut di MPL, menghadapi salah satu tim paling kuat di Indonesia, yaitu RRQ Hoshi.
Pada debut pertama mereka di MPL, NAVI yang datang dengan ambisi besar, malah harus merasakan kenyataan pahit dengan kalah telak dari RRQ Hoshi. Kekalahan ini bukan hanya menggambarkan betapa sulitnya persaingan di MPL. Tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya pengalaman dan adaptasi bagi tim internasional yang berusaha menembus pasar eSports Indonesia.
MPL dan Reputasi RRQ Hoshi
Sebelum membahas pertandingan tersebut, kita harus mengetahui sedikit tentang MPL dan RRQ Hoshi. MPL merupakan ajang kompetisi Mobile Legends profesional yang sangat bergengsi di Indonesia, yang telah melahirkan berbagai tim juara dan bintang-bintang besar dalam dunia eSports.
Banyak tim yang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di turnamen ini, dan RRQ Hoshi adalah salah satu tim yang telah membangun reputasi mereka sebagai tim terbaik di Indonesia, bahkan di dunia.
RRQ Hoshi sudah lama dikenal sebagai tim dengan performa luar biasa dan banyak pemain berbakat yang mendominasi turnamen MPL. Mereka sering kali menjadi favorit juara, dan dalam banyak musim, mereka selalu berada di posisi teratas.
Dengan pelatih yang berpengalaman dan pemain-pemain profesional yang sudah beradaptasi dengan kondisi kompetisi di Indonesia. RRQ Hoshi memang tak bisa dianggap remeh. Mereka memiliki tim yang sangat solid dan strategi yang matang, yang memungkinkan mereka untuk selalu unggul di hampir setiap pertandingan.
Laga Debut RRQ Hoshi Tampil Dominan
Ketika pertandingan antara NAVI dan RRQ Hoshi dimulai, banyak yang berharap untuk melihat pertarungan seru antara dua tim dengan gaya permainan yang berbeda. Namun, yang terjadi justru sangat mengejutkan. RRQ Hoshi langsung tampil dominan sejak pertandingan dimulai.
Di babak pertama, RRQ Hoshi sudah menunjukkan kekuatan mereka dengan sangat baik. Tim yang dipimpin oleh Idok serta Rinz dan Sutsujin, langsung mengambil kontrol penuh atas permainan.
Mereka berhasil memanfaatkan setiap celah yang ada dan menghancurkan pertahanan NAVI tanpa ampun. Sutsujin, pemain andalan RRQ, terlihat sangat menguasai peran hero yang dimainkan, serta berkolaborasi dengan baik bersama rekan satu timnya, memanfaatkan setiap momen untuk mencetak kemenangan.
NAVI, di sisi lain, tampak kesulitan untuk menanggapi serangan cepat dan strategi matang dari RRQ. Meskipun mereka memiliki beberapa pemain dengan skill individu yang solid, seperti S1mple (bukan nama asing bagi penggemar eSports).
Koordinasi tim dan pemahaman tentang meta MPL Indonesia tampaknya belum cukup untuk menghadapi kecepatan dan tekanan yang diberikan oleh RRQ. Beberapa kesalahan individu dan kesulitan dalam melakukan rotasi menyebabkan mereka sulit untuk menanggapi agresi yang dilakukan oleh RRQ.
Faktor Pengalaman dan Mentalitas Dalam MPL
Salah satu pelajaran terbesar yang bisa diambil dari pertandingan ini adalah pentingnya pengalaman dan mentalitas dalam menghadapi kompetisi sekelas MPL. Tim seperti RRQ Hoshi telah berpartisipasi dalam MPL Indonesia selama beberapa musim dan sudah terbiasa dengan atmosfer kompetitif yang sangat tinggi.
Mereka tahu bagaimana menghadapi tekanan dan bagaimana memanfaatkan keunggulan mereka dalam hal pengalaman bertanding.
Sementara itu, bagi NAVI, meskipun mereka memiliki kualitas pemain yang tidak diragukan lagi. Mereka kurang berpengalaman dalam menghadapi pertandingan dengan intensitas setinggi MPL Indonesia.
ni menjadi salah satu alasan mengapa mereka kesulitan beradaptasi dengan cepat. NAVI jelas harus mempersiapkan mental dan taktik lebih matang, serta beradaptasi dengan cepat terhadap cara permainan yang cepat dan dinamis yang menjadi ciri khas MPL.
Baca Juga: Dukung Esports di Indonesia: Turnamen PUBG Mobile Tingkat Pelajar
NAVI, Tim Internasional Dengan Ambisi Besar
Di sisi lain, NAVI adalah salah satu organisasi eSports internasional yang telah memiliki banyak prestasi di berbagai permainan, seperti Dota 2 dan CS:GO. Tim ini dikenal dengan kemampuan adaptasi yang cepat dan keinginan untuk selalu menjadi yang terbaik di dunia eSports.
Ketika mereka memutuskan untuk terjun ke kompetisi Mobile Legends, banyak yang penasaran dengan bagaimana mereka akan bersaing dengan tim-tim terbaik di Indonesia, khususnya di MPL.
Dengan mengandalkan pemain-pemain berpengalaman dan strategi yang sudah teruji di turnamen internasional. NAVI datang ke MPL dengan harapan tinggi. Mereka ingin membuktikan bahwa tim internasional juga bisa menembus dominasi tim-tim Indonesia yang sudah sangat kuat di dunia Mobile Legends.
Namun, realitas kompetisi yang dihadapi NAVI jauh lebih keras dari yang mereka bayangkan.